Jadi Wisudawan Terbaik, Syaroful Anam Dobrak Stigma Organisasi Bisa Turunkan Prestasi

 

KAMPUS, PARIST,ID – Muhammad Syaroful Anam (23) membuktikan jika mahasiswa organisatoris tidak melulu merasa kuwalahan dan terbengkalai dalam perkuliahan. Menurutnya, stigma orang tentang organisasi hanya menjadi beban perkuliahan baginya merupakan hal yang keliru. 

Faktanya, Anam sapaan akrab, mendapat penghargaan menjadi salah satu wisudawan terbaik dalam gelaran wisuda Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus ke-28 periode November 2020, pada Selasa (17/11).

Lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,78, Anam mampu lebih unggul dari  50 mahasiswa di program studinya. Mahasiswa Program Studi (Prodi) Bimbingan Konseling Islam (BKI) itu aktif dalam berbagai kegiatan sosial di  Kudus. Ia juga turut menjadi wakil ketua Himpunan Mahasiswa Prodi (HMPS) dan ikut andil menangani anak-anak marjinal di kawasan Hadipolo Jekulo, Kudus.

“Saya aktif mengikuti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Demaan Kudus sebagai relawan pengajar. Saya bersama teman-teman Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS)  juga ikut andil dalam penanganan anak-anak yang marjinal yang juga butuh pendidikan di Hadipolo," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya bersyukur dalam kehidupan sebab masih banyak anak-anak yang kesehariannya mengamen. “Kurangnya pendidikan moral yang ditanamkan sejak dini membuat perkataan mereka kasar, cukup menghawatirkan,” kata Anam.

Jejaka yang menekuni dunia desain grafis ini juga aktif di Devisi Paragraph Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma. “Alhamdlulillah dari skill yang saya asah di sini, saya dapat order-an sekedar membantu membuat desain dan layout,” ujarnya.

Terakhir, Anam berpesan, bahwasanya aktif di organisasi tidak mengganggu prestasi tetapi justru bisa meningkatkan prestasi, menambah rasa percaya diri dan kepiawaian berdiskusi. 

“Pintar-pintar membawa diri, prioritaskan apa yang harus didahulukan. Totalitas dengan apa yang kita lakukan. Serta manajemen waktu harus diperhatikan,” pungkasnya. (Minan)