Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Bekali Mahasiswa, HMPS Tadris Matematika Gelar Webinar Media Pembelajaran

parist  id
Sabtu, Agustus 28, 2021 | 07:16 WIB

 

Screenshot pemaparan materi Webinar Media Pembelajaran oleh HMPS Tadris Matematika IAIN Kudus, Jumat (27/08). 
Foto: Mahiroh/Paradigma

KAMPUS, parist.id - Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Matematika menggelar webinar Media Pembelajaran dengan tema "Implementation of 4C in Society Education 5.0 (Creativity, Critical Thinking, Comminication, Colaboration)". Webinar yang berlangsung secara virtual Zoom Meeting ini menghadirkan dua pemateri, Dosen IAIN Kudus dan Dosen UNISSULA, Jumat (27/08).

Dosen IAIN Kudus, Fina Tri Wahyuni, memaparkan prinsip pembelajaran yang harus dipenuhi pada era revolusi industri 4.0 yaitu Student Center, Pembelajaran Interaktif Kooperatif dan Kontekstual, E-learning, Pembelajaran berbasis tim, multimedia dan multidisipliner.

Berbagai aplikasi ia sarankan sebagai media pembelajaran daring seperti WhatsApp, YouTube, Google Classroom,  Zoom, dan sebagainnya.

Fina menambahkan, jika aplikasi yang digunakan tidak harus canggih dan mahal karena yang terpenting bukan aplikasinya. Melainkan yang menjadi perhatian utama adalah bagaimana cara guru dapat membuat siswanya paham materi yang disampaikan dan nyaman dengan pembelajarannya.

"Semua fitur-fitur aplikasi yang saya sampaikan hanya sebagai referensi. Sebaiknya disesuaikan juga dengan siapa kita berhadapan, tingkat pendidikan juga tak kalah penting," terangnya.

Sejalan dengan Fina, Dosen Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, Nuhyal Ulia, mengatakan bahwa media pembelajaran sangat banyak. Namun, menurutnya, guru memerlukan kecerdasan khusus untuk bisa mengoptimalkan media tersebut, terutama untuk mengimplementasikan 4C.

Bahkan, lanjut Ulia, aplikasi dan media pembelajaran daring yang paling tepat dan efektif adalah media yang dapat diakses oleh guru dan siswa dengan lancar.

"Sehingga pembelajaran dapat diselenggarakan dengan minim kendala," paparnya lebih lanjut. 

"Yang akan survive di era digital 4.0 dan masyarakat 5.0 bukanlah yang paling kuat dan paling pintar, tetapi yang paling bisa beradaptasi," tegasnya. (Mhr)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bekali Mahasiswa, HMPS Tadris Matematika Gelar Webinar Media Pembelajaran

Trending Now