Gencar Informasi, Panitia Memasang Baliho

Dari kiri: Ahmad Afandi, Yaumis Salam, Muhammad Nur Salim, Achmad Ulil Albab sedang berfoto seusai memasang baliho Haflah Ilmiah Jilid 3 LPM Paradigma
Foto: doc. Parist.id

PARIST - Pagelaran Haflah Ilmiah Jilid 3 oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma STAIN Kudus kian mendekati. Sejumlah persiapan digencarkan oleh panitia guna menyukseskan acara yang digadang sebagai ajang membangun iklim ilmiah bagi mahasiswa. Kali ini, panitia memasang baliho besar berukuran 6 x 4 meter di gerbang pintu keluar Kampus Timur STAIN Kudus, Rabu (8/2/2017). 

Empat panitia yang memasang baliho yakni Achmad Ulil Albab (Direktur Eksekutif Parist Buku), Yaumis Salam (Pimpinan Redaksi 2016), Ahmad Afandi (Sekretaris Umum 2016) dan Muhammad Nur Salim (Sekretaris Umum 2017). Dengan adanya baliho besar tersebut diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat, khususnya seluruh civitas akademika yang ada lingkungan STAIN Kudus. 

Walaupun saat itu cuaca mendung dan gerimis, namun tak menyurutkan panitia untuk memasangnya. Butuh kekuatan ekstra dan keberanian untuk memanjat tiang baliho yang memiliki tinggi 6 meter. Salim salah satu pemasang baliho yang naik merasakan ada pengalaman baru baginya.

“Saat naik memasang baliho ada perasaan tersendiri yang membuat saya puas,” ungkapnya.

Walaupun was-was, lanjutnya, ketika melihat panitia lain (Salam) memasangkan tali baliho untuk dikaitkan di tiang. Posisinya berdekatan langsung pada kabel listrik yang ada di atasnya.

Salim mengatakan biasanya ada petugasnya sendiri yang memasangnya, namun kali ini dari panitia haflah memilih untuk memasangnya sendiri. Selain untuk merekatkan antar anggota juga ingin merasakan sendiri bagaimana pengalaman memasang baliho. 

Harapan setelah pemasangan baliho tersebut supaya dosen, mahasiswa, dan masyarakat dapat melihat secara jelas agenda yang akan dilaksankan. Mengingat kegiatan ini bertujuan untuk meningkatka kajian literasi bagi semua mahasiswa. (Red/Mita)

Panitia Haflah Ilmiah Jilid 3 sedang mengikatkan tali pada salah satu tiang baliho
Foto: Salam/Parist.id