923 Mahasiswa Ikuti Seminar Beasiswa Himatika


KAMPUS-PARIST.ID, Sebanyak 923 mahasiswa Indonesia antusias mengikuti seminar beasiswa yang diselenggarakan HIMATIKA (HMPS Tadris Matematika) IAIN Kudus. Mengangkat tema Follow Your Passion, Build Your Creation with International Scholarship Education. seminar berlangsung pada Sabtu, (16/05/2020) via live streaming YouTube.

Hadir sebagai Kepala Program Studi (Ka. Prodi) Tadris Matematika IAIN Kudus, Arghob Khofya Haqiqi, dalam sambutannya menyampaikan harapannya dengan seminar online ini akan menumbuhkan minat dan semangat mahasiswa untuk mencari dan menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang beasiswa untuk melanjutkan kuliah di dalam maupun luar negeri.
"Melalui seminar online ini diharapkan mampu memberikan informasi kepada seluruh mahasiswa atau calon mahasiswa mengenai beasiswa," harap.

Selain itu, ia menambahkan, dapat menginspirasi atau memotivasi para mahasiswa agar terus bersemangat meraih impiannya untuk dapat kuliah di luar negeri melalui jalur beasiswa.

 Narasumber utama seminar, Muzakki Bashori, mengaku, ia dapat meneruskan pendidikan S2 dan S3 di Belanda menggunakan jalur beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).

 Misi dan program strategis yang dilakukan oleh lembaga ini antara lain; beasiswa, pengembangan dana, dan riset. Adapun syarat pendaftaran program reguler dapat dicek di website resmi LPDP, www.lpdp.kemenkeu.go.id. karena selalu ada informasi terbaru.

"Dari tahun ke tahun beasiswa ini banyak mengalami perubahan, terutama terkait jenis. Jadi harus selalu keep up informasinya agar tidak tertinggal," jelasnya.

Adapun, lanjut Muzakki, komponen biaya yang diberikan oleh LPDP ini meliputi biaya persiapan studi yang mencakup biaya hidup bulanan, biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan ke provinsi asal.

"Dan juga biaya pendaftaran, biaya SPP, biaya untuk buku, tesis, atau disertasi, seminar, publikasi, dan jurnal internasional," tambahnya.

 Ada juga biaya pendukung yang meliputi biaya transportasi keberangkatan dan kepulangan studi dari domisili asal ke perguruan tinggi tujuan, biaya visa dan paspor, biaya kedatangan, biaya hidup bulanan, tunjangan keluarga (untuk program doktoral), biaya asuransi kesehatan dasar, dan biaya keadaan darurat yang disetujui LPDP.

Terakhir, Muzakki, merasa belum ada kekurangan pada beasiswa LPDP ini. Sedangkan kelebihannya LPDP merupakan beasiswa paling bagus dibandingkan yang lain, baik pendanaan, pengawalan, dan juga full scholarship. Selain itu, dalam LPDP terdapat ikatan alumni, organisasi alumni, dan lain-lain.

"Sehingga para mahasiswa atau alumni beasiswa ini masih terus terpantau," pungkasnya.
(Yan/*)