Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Manfaatkan Marketplace, Sablon Wirouh Tembus Konsumen Luar Jawa

parist  id
Selasa, April 12, 2022 | 09:46 WIB
Pengusaha sablon, Chamdan saat ditemui di kediamannya. (Foto: Istimewa)

PARIST.ID, Kudus – Pemilik usaha sablon, Chamdan (34) telah meraih keuntungan besar melalui usaha sablon. Apalagi sejak memanfaatkan media online sebagai sarana pemasaran, usaha sablonnya laris hingga luar jawa, ungkapnya saat ditemui, Sabtu, (12/03/2022).

Usaha sablon yang diberi nama "Wirouh" tersebut mendapatkan banyak keuntungan dari hasil produksi. Ia memasarkan produknya melalui berbagai marketplace, seperti Facebook dan Shopee. Oleh karena itu, pemesanannya telah memasuki Jawa Barat dan Kalimantan.

“Kami menggunakan media online sebagai tempat pemasaran, sehingga jaringannya luas. Pernah dapat konsumen dari Bekasi bahkan Kalimantan,” terang Chamdan.

Usaha sablon yang telah dirintis sejak tahun 2008 ini berhasil meraup omset hingga 5 juta lebih per bulan. Chamdan mengatakan bahwa peminat terbanyak selama ini berasal dari komunitas club motor.

“Keuntungan yang kami dapat dari produksi selama pandemi bisa mencapai 3-5 juta per bulannya. Mayoritas pelanggan kami dari dulu hingga sekarang adalah komunitas club motor,” jelas Chamdan. 

Chamdan mengatakan ia melayani berbagai jenis sablon. Mulai dari kaos, jaket, dan masker. Selain sablon, ia juga menjual bermacam topi yang kemudian dipasarkan melalui marketplace

"Berbekal latihan sablon melalui internet, akhirnya sampai sekarang ini. Kami menerima ecer sampai lusinan. Untuk topi pasokan dari Bandung," jelasnya.

Resty Larasati (28), istri Chamdhan mengatakan bahwa harga pakaian yang sudah disablon seharga Rp 60.000 hingga Rp 80.000. Hal itu tergantung bagaimana tingkat kesulitan dalam pembuatan. Ia menambahkan, alat dan bahan yang dipakai tentu berkualitas baik, sesuai dengan tarif yang konsumen pasang.

“Bahannya kami menggunakan cotton combed 24s dan 70s, kami rasa pelanggan akan nyaman menggunakan bahan tersebut karena enak dipakai. Untuk alatnya, kami menggunakan mesin jahit dua rantai dan mesin jahit overdeck supaya detail-detail kecil pada produk bisa rapi,” terang Resty.

Resty berharap, usaha sablon suaminya dapat semakin maju serta dapat membuka peluang lapangan kerja.

“Harapannya usaha kami ini dapat lebih maju lagi, membuat pelanggan percaya dan dapat menjadi peluang lapangan kerja bagi para yang membutuhkan,” pungkasnya.

Foto: Eka, Fahimah
Editor: Mirna
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Manfaatkan Marketplace, Sablon Wirouh Tembus Konsumen Luar Jawa

Trending Now