Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger Templates

Mahasiswa BKI UIN Sunan Kudus Gelar Pelatihan Jamu Instan di Temanggung

parist  id
Minggu, Juli 26, 2026 | 20:59 WIB

Dokumentasi kegiatan pelatihan jamu instan ((17/07/)

Temanggung, PARIST.ID – Mahasiswa PPL Terintegrasi KKL Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Sunan Kudus menggelar bimbingan vokasional pembuatan jamu instan bagi penerima manfaat di Panti Pelayanan Sosial (PPS) Penganthi Temanggung pada Jumat (17/07/2026).

Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan mengolah tanaman herbal menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajak mengolah jahe, kunyit, serai, kayu manis, dan gula aren menjadi jamu instan yang praktis dan siap seduh.

Mahasiswa memperkenalkan setiap tahapan pembuatan, mulai dari pemilihan bahan, pencucian, penghalusan rempah, hingga proses pengeringan agar produk memiliki daya simpan lebih lama. Setelah itu, peserta mempraktikkan langsung proses pembuatan jamu instan didampingi mahasiswa.


Kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari praktik hingga sesi diskusi mengenai manfaat rempah dan peluang pengembangan produk herbal sebagai usaha mandiri.Salah satu penerima manfaat, Poniem, mengaku jamu instan hasil pelatihan cocok dikonsumsi saat cuaca dingin.

"Ini cocok untuk hawa dingin seperti sekarang. Minuman ini bisa menghangatkan tubuh dan rasanya juga enak," ujarnya.

Hal senada disampaikan Heru. Menurutnya, jamu instan memiliki keunggulan karena dapat disimpan dalam waktu lama dan praktis untuk disajikan.

"Ini bagus karena bisa disimpan dan ketika ingin diminum tinggal diseduh. Praktis dan tetap bermanfaat untuk kesehatan," tuturnya.

Sementara itu, Yayid menilai produk jamu instan berpotensi menjadi fasilitas pendukung layanan pijat di PPS Penganthi.

"Ini bisa menjadi tambahan fasilitas di klinik pijat untuk membantu menghangatkan tubuh pasien setelah terapi," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga mendorong pemberdayaan penerima manfaat melalui pengembangan keterampilan vokasional. Produk jamu instan yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi peluang usaha sekaligus mendukung kemandirian ekonomi penerima manfaat.


Penulis : Moh Fredyan Rosyid
Editor : Aisya Niken Cahya Salim

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa BKI UIN Sunan Kudus Gelar Pelatihan Jamu Instan di Temanggung

Trending Now