| Dokumentasi foto bersama kegiatan mindfulness (20/07) |
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi layanan psikososial yang dirancang untuk membantu para penerima manfaat penyandang disabilitas sensorik netra mengenali emosi, mengelola pikiran, serta menumbuhkan rasa syukur dan penerimaan terhadap diri sendiri.
Seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan penuh perhatian. Mereka memejamkan mata, mengatur napas secara perlahan, lalu mendengarkan narasi yang mengajak mereka mengenang perjalanan hidup, menerima setiap ujian yang pernah dilalui, serta meyakini bahwa di balik setiap kesulitan selalu tersimpan hikmah dan harapan dari Allah SWT.
Memasuki sesi refleksi, suasana ruangan berubah menjadi hening dan penuh keharuan. Beberapa peserta tampak larut dalam perenungan hingga meneteskan air mata sebagai bentuk pelepasan emosi yang selama ini tersimpan. Sebagian lainnya memilih tetap diam menikmati momen untuk berdamai dengan diri sendiri dan menerima setiap perjalanan hidup yang telah dilalui.
Setelah sesi mindfulness selesai, peserta diberikan kesempatan untuk membagikan pengalaman dan perasaan yang mereka rasakan selama mengikuti kegiatan. Berbagai ungkapan muncul sebagai bentuk refleksi diri sekaligus pelepasan emosi yang selama ini dipendam.
Hal yang senada disampaikan oleh Herman, yang mengaku sesi mindfulness membawanya kembali mengingat perjuangan sang ibu yang selama ini selalu mendampingi kehidupannya. "Saya jadi teringat perjuangan mama yang sudah membesarkan dan selalu mendampingi saya. Saya semakin sadar betapa besar kasih sayang dan pengorbanan orang tua dalam hidup saya", ungkapnya
Berbagai refleksi yang disampaikan peserta menjadi bukti bahwa mindfulness bukan sekadar latihan relaksasi, melainkan sebuah proses yang membantu seseorang memahami dirinya secara lebih utuh.
Melalui PPL Terintegrasi KKL, mahasiswa BKI tidak hanya menerapkan teori, tetapi juga menghadirkan layanan konseling yang memadukan pendekatan psikologis dan spiritual. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan emosional untuk penerima manfaat di PPS Penganthi.
PPS Penganthi berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis dan inklusif, agar setiap individu mendapat ruang untuk pulih, bertumbuh, dan menjalani hidup dengan tenang serta penuh harapan.

