| Dokumentasi foto bersama mahasiswa, DPL, dan Direktur IMTV Semarang (23/07) |
Pembukaan dihadiri Direktur IMTV Agung Cahyono, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 1 Inayatul Khafidhoh, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 2 Sunarni, serta seluruh peserta PPL. Dalam sambutannya, Agung Cahyono berpesan agar mahasiswa memanfaatkan PPL sebaik mungkin untuk mencari pengalaman dan memahami standar kerja profesional di industri media. "Selama kalian PPL di IMTV ini, harus dimanfaatkan sebaik mungkin, cari pengalaman sebanyak-banyaknya", ujarnya.
Setelah pembukaan, mahasiswa langsung terlibat produksi program talkshow Wedangan Pakde Sastro. Mereka ditempatkan di berbagai divisi seperti produser, host, floor director, kameramen, audio, hingga editor agar memahami alur kerja dan pentingnya kerja sama tim dalam produksi TV.
Selama PPL, mahasiswa mendapat pembekalan teknis broadcasting. Melalui program Makan Enak, mereka dilatih vokal, artikulasi, intonasi, dan public speaking. Sementara kru kamera belajar teknik framing, variasi shot, dan komposisi visual sesuai standar televisi.
Untuk memperluas wawasan, mahasiswa juga berkunjung ke pusat pemancar TV di Gombel, Semarang. Di sana mereka mempelajari proses distribusi sinyal siaran dari studio hingga diterima oleh masyarakat.
| Dokumentasi kegiatan talkshow di Wedangan Pakde Sastro |
Pengalaman praktik diperkaya melalui produksi program Makan Enak, Wedangan Pakde Sastro, Sehat Ceria, dan Kampung Dongeng. Mahasiswa terlibat dari perencanaan, pengambilan gambar, wawancara, hingga editing sehingga memahami alur kerja produksi secara menyeluruh.
Tak hanya program hiburan dan edukasi, mahasiswa juga belajar jurnalistik melalui peliputan acara Muharram Berbagi bersama LAZIS Baiturrahman di Hotel Grasia 2 Semarang. Mereka menerapkan prinsip-prinsip Jurnalistik dalam peliputan lapangan, seperti pengumpulan data, wawancara, pengambilan gambar, hingga penulisan naskah berita.
Mahasiswa juga memproduksi Iklan Layanan Masyarakat Adzan Maghrib di Kantor IMTV dan Masjid Baiturrahman Simpang Lima. Kegiatan ini mengasah kemampuan konsep kreatif, sinematografi, pengarahan talent, dan produksi tayangan komunikatif.
Secara keseluruhan, PPL ini memberi pengalaman komprehensif, mulai dari teknis penyiaran hingga soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, manajemen produksi, dan kerja sama tim. Semua menjadi bekal penting menghadapi dunia kerja media yang dinamis.
PPL Terintegrasi KKL resmi ditutup pada Rabu, 22 Juli 2026. Penutupan dihadiri oleh Direktur IMTV dan para DPL, bertepatan dengan perayaan HUT ke-9 IMTV Semarang.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapat pengalaman praktik, tetapi juga mampu mengintegrasikan teori dengan industri. Diharapkan mampu melahirkan lulusan KPI yang kompeten, kreatif, adaptif, dan siap berkontribusi di dunia komunikasi dan penyiaran.

