Pentingnya Digital Bisnis Di Era 4.0

KAMPUS - Perkembangan teknologi digital di era Industri 4.0 mengubah gaya hidup masyarakat yang awalnya serba konvensional menjadi gaya hidup digital. Termasuk digitalisasi dalam bidang bisnis. Hal tersebut disampaikan dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kudus, Anita Rahmawaty dalam acara seminar Nasional dengan tema "Digital bisnis di era Industri 4.0" di gedung rektorat lt. 3, Selasa (24/09/2019)

Ia juga menyampaikan bahwa era digitalisasi saat ini memang memiliki dampak positif dan negatif. Namun, saat ini berbagai macam kebutuhan manusia sangat terbantu dengan adanya Internet dan dunia digital karena hal tersebut dapat menjadi wahana untuk berinteraksi dan juga bertransaksi.

"Dengan adanya digitalisasi bisnis memiliki banyak social impact yang sangat berguna bagi masyarakat", ungkapnya.

Sebagai contoh digital bisnis yang saat ini sedang trend di kalangan masyarakat seperti Grab, Go-Jek, Tokopedia, shopee dan lain sebagainya. Aplikasi tersebut dapat membantu mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan secara efektif dan efisien.

"Sekarang kalau kalian mau makan ataupun membeli sesuatu tidak perlu keluar rumah. Cukup mengeluarkan gadget kalian dan klik tombol pesan apapun yang diinginkan. Itulah kemudahan dari adanya digital bisnis", jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, city manager dari Grab Jawa Tengah dan DIY Hervy Deviyanto, menjelaskan bahwa dalam digital bisnis perlu mengetahui tentang segmentasi bisnis.

"Segmentasi bisnis yang ada dapat meliputi umur konsumen, demografis konsumen dan lain sebagainya", tuturnya.

Selian itu, dalam berbisnis perlu adanya sikap inovatif, futuristik, dapat berkolaborasi dengan orang lain dan memiliki komitmen untuk memajukan perekonomian di masyarakat.

"Seperti di perusahaan kami Grab, kami mengembangkan bisnis yang berawal dari keresahan yang dirasakan oleh masyarakat dan kita berusaha untuk memberikan solusi yang terbaik lewat inovasi dalam aplikasi Grab. Selain itu, semoga kedepannya nanti digital bisnis dapat digunakan secara masif di seluruh Indonesia", harapnya. (Arum)